Sintesis dan Karakteristik Membran Komposit Akrilonitril Butadiena Stirena (ABS)-Kitosan Tersulfonasi untuk Direct Metanol Fuel Cell (DMFC)

  • Nur Hidayati ¬¬Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura, Surakarta 57102
  • Muhammad Mujiburohman ¬¬Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura, Surakarta 57102
  • Hamid Abdillah ¬¬Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura, Surakarta 57102
  • Tri Harmoko Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura, Surakarta 57102
  • Rizki Dyah Arimurti Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura, Surakarta 57102

Abstract

Direct Methanol Fuel Cell (DMFC) merupakan jenis sel bahan bakar yang mengkonversi secara langsung metanol menjadi energi listrik. Kendala komersialisasi sel bahan bakar di Indonesia disebabkan oleh tingginya biaya manufaktur, termasuk diantaranya adalah mahalnya membran elektrolit yang merupakan salah satu komponen penting sel bahan bakar. Pemanfaatan material lokal yang murah dan melimpah seperti akrilonitril butadiena stirena (ABS) dan kitosan dapat mengurangi beban biaya manufaktur sel bahan bakar. Membran yang saat ini banyak digunakan untuk DMFC yaitu membran Nafion®. Keunggulan membran Nafion® memiliki konduktifitas ionik dan stabilitas membran yang tinggi, sedangkan kekurangan membran Nafion®  adalah harganya yang masih sangat mahal dan mempunyai permeabiltas metanol yang cukup tinggi sehingga dapat mengakibatkan penurunan kerja voltase sel keseluruhan. Penelitian ini mempelajari karakteristik membran komposit ABS-Kitosan tersulfonasi dengan rasio (20:80) dan (40:60) yang dipersiapkan pada variasi waktu sulfonasi 6 jam,12 jam, 18 jam, 24 jam. Hasil percobaan menunjukan waktu sulfonasi selama 24 jam, pada rasio ABS:Kitosan (20:80 %wt) memberikan karakteristik membran seperti water uptake 48.50 %, swelling degree 25 %, kapasitas penukar ion 2.030 meq/g, dan permeabilitas metanol 2.9336x10-6 cm2/s.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2017-08-22
How to Cite
HIDAYATI, Nur et al. Sintesis dan Karakteristik Membran Komposit Akrilonitril Butadiena Stirena (ABS)-Kitosan Tersulfonasi untuk Direct Metanol Fuel Cell (DMFC). Jurnal Matematika dan Sains, [S.l.], v. 22, n. 1, p. 20-23, aug. 2017. ISSN 2442-7349. Available at: <https://jms.fmipa.itb.ac.id/index.php/jms/article/view/729>. Date accessed: 23 july 2019.
Section
Article