Aktivitas Antihiperglikemia Ekstrak Etanol Kulit Buah Salak (Salacca zalacca (Gaertner) Voss) Terhadap Mencit Diabetes yang Diinduksi Aloksan

  • Sri Peni Fitrianingsih Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Islam Bandung
  • Fetri Lestari Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Islam Bandung
  • Siti Aminah Program Studi Farmasi, Fakultas MIPA, Universitas Islam Bandung

Abstract

Buah salak merupakan sumber antioksidan alami dan kulit buahnya (Salacca rind) juga telah terbukti memiliki aktivitas antioksidan. Senyawa antioksidan mampu mengontrol kadar glukosa darah dan mencegah komplikasi diabetes. Tujuan penelitian ini adalah menguji aktivitas antihiperglikemia ekstrak etanol kulit buah salak terhadap mencit diabetes yang diinduksi aloksan (70 mg/kg BB). Parameter yang dinilai adalah perubahan kadar glukosa darah yang diukur dengan alat glukometer setelah 7, 14 dan 21 hari terapi dibandingkan dengan kadar glukosa darah setelah induksi (t0). Hasil uji aktivitas antihiperglikemia menunjukkan ekstrak etanol kulit buah salak pada dosis 840 mg/kg BB mencit memberikan penurunan kadar glukosa darah yang signifikan secara statistik yaitu sebesar 50,5 % (p=0,021) sampai 53,2% setelah 21 hari terapi (p=0,003) dibandingkan kontrol positif dan tidak berbeda bermakna dibandingkan kelompok pembanding (p=0,994). Ekstrak dosis 210 mg/kg BB dan 420 mg/kg BB memberikan penurunan kadar 30 sampai 47% dibandingkan kadar pada t0 tetapi tidak signifikan secara statistik.

Kata kunci: Ekstrak etanol kulit buah salak, Antioksidan, Antihiperglikemia.

 

Antihiperglicemic Activity of Salacca Rind Ethanol Extract on Alloxan
Induced Diabetes Mice

Abstract

Salacca fruit is a good source of natural antioxidant and its also has antioxidant activity. Antioxidant compound can control blood glucose level and prevent diabetes complication. This research aimed to determine antihyperglicemic activity of salacca rind ethanol extract on alloxan induced diabetes mice. The changes of blood glucose levels were measured with a glucometer after 7, 14, and 21 days of therapy compared to the blood glucose levels after induced (t0). The results showed that the effect of the ethanol extract of salacca rind dosage 840 mg/kg body weight provide the decreasing of glucose levels, when were statistically significant in the amount of 50.5 % (p=0.021) to 53.2 % after 21 days of therapy (p=0.003); compared to the positive control and was not significantly different compared comparison group (p=0.994). Dose of 210 mg extract/kg body weight and 420 mg/kg body weight gave reduced levels of  30 to 47% compared to levels at t0 but  not statistically significant.

Keywords : Ethanol extract salacca rind, Antioxidant, Antihyperglicemic.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2016-09-26
How to Cite
FITRIANINGSIH, Sri Peni; LESTARI, Fetri; AMINAH, Siti. Aktivitas Antihiperglikemia Ekstrak Etanol Kulit Buah Salak (Salacca zalacca (Gaertner) Voss) Terhadap Mencit Diabetes yang Diinduksi Aloksan. Jurnal Matematika & Sains, [S.l.], v. 20, n. 1, sep. 2016. ISSN 0854-5154. Available at: <http://jms.fmipa.itb.ac.id/ojs_3.0.2/index.php/jms/article/view/643>. Date accessed: 24 apr. 2017.
Section
Article

Keywords

Ekstrak etanol kulit buah salak; Antioksidan; Antihiperglikemia.